Surat-menyurat dahulu adalah kegiatan yang erat kaitannya dengan kehidupan sehari-hari. Memberitakan kabar gembira, menyampaikan kabar duka, bahkan menyampaikan perasaan suka / cinta terhadap seseorang dapat dilakukan di atas kertas dengan komunikasi tertulis. Dengan surat, kita bisa berkomunikasi tampa terhalang jarak yang jauh. Kita dapat berkelana dari satu daerah ke daerah lain, bahkan mengelilingi dunia bertukar informasi dengan menceritakan ragam budaya, peninggalan sejarah, atau pesona alam masing-masing daerah atau negara. Hal-hal menarik lainnya bisa ditulis apalagi disertai kiriman kartu pos bergambar sekaligus sebagai promosi pariwisata. Namun sekarang seiring dengan perkembangan teknologi yang sangat cepat tampaknya kegiatan ini sudah jarang dilakukan terutama di kalangan muda, surat dengan kumunikasi tertulis di atas kertas sudah mulai ditinggalkan dan beralih ke surat elektronik dan handphone dengan SMSnya. Tapi, bagaimanapun surat dengan komunikasi tertulis di atas kertas tidak bisa disamakan dengan surat elektronik dan SMS, menulis surat diatas kertas merupakan seni, seni yang didalamnya dapat menggambarkan perasaan, watak, dan karakteristik orang yang menulisnya. Susunan kata-kata, pola bahasa, dan karakteristik bentuk tulisan adalah ekspresi perasaan dan gambaran umun seseorang yang dapat dirasakan orang yang membacanya. Jadi dalam rangka memperingati hari surat-menyurat internasional apa salahnya kita menyempatkan waktu untuk menulis surat kepada siapa saja orang kalian cintai, sayangi, bahkan orang kalian benci sekalipun untuk menyampaikan kata-kata, perasaan, dan ekspresi kepada meraka.

Apa sebenarnya Hari Surat-menyurat Internasional itu?
Pekan Surat Menyurat Internasional (PSMI) atau Internasional Letter Writing Week. Ide ini muncul pertama kali pada kongres UPU (Universal Postal Union atau Uni Pos Sedunia)  di Ottawa Kanada tahun 1957. Indonesia sebagai bagian dari dunia ikut ambil bagian dalam menyelenggarakan PSMI yang berlangsung selama dua minggu setiap tahun yaitu 8-12 Oktober sejak 1958. Untuk menyambut hari UPU (Universal Postal Union atau Uni Pos Sedunia) 9 Oktober dan untuk memperat persahabatan dengan sesama di seluruh dunia, maka tiap administrasi pos yang menjadi anggota UPU menyelenggarakan Pekan Surat Menyurat Internasional (PSMI) atau Internasional Letter Writing Week.

Melalui surat kita turut ambil bagian dalam menciptakan keharmonisan dunia, kirim surat kepada siapa saja orang kalian cintai, sayangi, bahkan orang yang kalian benci sekalipun untuk menyampaikan kata-kata, perasaan, dan ekspresi kepada meraka. Tidak ada dendam, curiga, dan amarah. Kedamaian akan datang dan tercipta apabila manusia saling menyayangi dan menghargai. Dengan berkirim surat kepada saudara, teman, pacar, bahkan musuh maka akan timbul harmonisasi yang indah. So..Wujudkan dunia yang damai dan tunjukkan ekspresimu!.******