HAH (Hak Asasi Hewan) mungkin terdengar unik, bahkan sebagian dari kita menganggapnya aneh karena baru mendengarnya, akan tetapi di negeri lain cukup banyak unjuk rasa menuntut hak asasi hewan bahkan sebagian lain terjadi radikalisasi dalam hal ini. Hari hak asasi hewan memang ada, tepatnya pada tanggal 15 oktober, untuk sejarah ide HAH sendiri saya tidak tahu persis, mengapa hari peringatan itu ada? Apa yang sebenarnya melandasi diperingati hari hak asasi hewan, mengapa kita harus ikut menuntut hak-hak hewan sementara yang dibela haknyapun tidak peduli dengan nasibnya dan masa depanya. Mereka (hewan) setau saya tidak pernah mengeluh atau menolak untuk disembelih misalnya atau melakukan domonstrasi dan mogok makan karena selama ini manusia telah melakukan tindak kekejaman dan eksploitasi terhadap mereka.

Dalam kehidupan sehari-hari kita tidak dapat lepas yang namanya hewan, bahkan dalam tubuh kitapun terdapat hewan (jika bakteri dan virus dianggap hewan) yang umunya merugikan kita dan membuat penyakit. Itu baru mahluk hidup yang ada dalam tubuh kita, bagaimana dengan misalnya tikus yang merusak sawah atau nyamuk yamg minghisap darah kita tampa izin dan membunuh cukup banyak manusia di dunia ini. Apakah pantas jika kita membela hak asasi mereka yang telah merenggut hak asasi hidup kita??.

Memang tidak patut kita mempermasalahkan pelanggaran meraka (hewan) terhadap kita manusia karena pada dasarnya mereka diciptakan Tuhan tampa akal dan hanya diberi insting untuk bertahan hidup, dan jika kita mau menghitung-hitung perbandingan persentasi jumlah kematian manusia akibat hewan dan jumlah kematian hewan akibat ulah manusia, maka mungkin kita menemukan fakta siapa yang paling kejam diantara keduanya. Kitalah yang diberi akal, mahluk hidup paling sempurna dan dimuliakan, kitalah yang diberi tugas sebagai khalifah dimuka bumi ini untuk memelihara dan memanfaatkannya dengan bijaksana. Akal yang debirikan Tuhan yang menuntun kita membedakan yang benar dan salah untuk dapat membela hak-hak kita dan hak-hak hewan, karena kitalah pemimpin dan pemilik mereka (Khalifah/Pemimpin).

Berikut saya ilustrasikan cerita yang mungkin dapat memberikan inspirasi tentang HAH.>>

Seperti biasa jika hari sabtu saya menyempatkan diri untuk berkunujng ke sesorang teman saya, untuk kali itu teman laki-laki karena maklum masih jomblo, sampai dirumahnya, ketika saya masuk ke dalam teras depan rumah, saya mendengar suara yang terdengar marah-marah dengan nada geram dan luapan amarah penuh kesal, (jaing, kurang ajar, kutukupret) saya kaget, kenapa ia sampai seperti itu.

  • Pages: 1 2