Andre Geim, pria Belanda keturunan Rusia bersama dengan sejawat Rusia-Inggris memenangkan hadiah Nobel Fisika. Hadiah itu diberikan karena penelitiannya mengenai grafin, yaitu materi ultra ringan. Fenomena materi ultra ringan adalah benang merah dalam karirnya. Karena hadiah Nobel itu dianugerahkan kepadanya sehubungan penelitiannya mengenai grafin, materi karbon setebal atom. Geim berhasil mengembangkan lembar-lembar grafin. Pada saat ini grafin digunakan pada layar LCD.

Sesudah diolah dengan elektroda superkonduktor, para peneliti di Delft bisa membuat lembar-lembar grafin menjadi superkonduktor. Dengan demikian di masa mendatang grafin akan bisa digunakan dalam elektronika yang sangat kecil dan tahan panas. Itu berarti suatu saat kita dapat merasakan teknologi yang super canggih yang mudah digunakan dan dapat dibawa kemana saja. Dengan teknologi pengembangan grafin dapat kita bayangkan suatu saat pc dan laptop dapat dibuat sangat kecil dan ringan bahkan mungkin dapat dilipat dan digulung untuk di bawa kemana saja. Selain itu keunggulan teknologi ini yang tahan panas juga dapat digunakan sebagai transistor yang super cepat dan tahan lama.

Selama ini bahan semikonduktor yang digunakan dalam sirkuit elektronik berasal dari silikon yang tidak terlalu baik dalam menahan panas. Namun sekarang dengan penemuan grafin dapat membuat semikonduktor yang lebih baik dari silikon karena super kecil dan tahan panas. Satu lapis karbon dengan ketebalan 1 atom dapat dibuat menjadi transistor dengan kecepatan ratusan kali lebih cepat daripada transistor silikon saat ini. Hasilnya makin menguatkan bahwa grafin bisa menjadi bahan transistor generasi masa depan.

Komputer berbasis transistor silikon saat ini hanya bisa menjalankan sejumlah operasi saja per detiknya tanpa over heating. Namun dengan grafin, elektron bisa bergerak lebih cepat hampir-hampir tanpa hambatan sehingga panas yang diihasilkan juga kecil. Terlebih lagi, bahan grafin sendiri adalah bahan konduktor panas sehingga panas yang dihasilkan bisa segera dihilangkan dengan cepat. Oleh karenanya elektronik berbasis grafin akan bekerja dengan jauh lebih cepat.

Kita tahu bahwa prosesor komputer saat ini masih dalam kecapatan Mega Hertz (MHz) atau Giga Hertz (GHz) tapi teknologi pengembagan grifin dapat membuat kecepatan prosesor menjadi lebih cepat dan di ukur dengan Terra Hertz, sebuah faktor 1000 kali dari giga hertz. Bisa kita bayankan suatu saat kita menggunakan komputer yang sangat ringan dan super cepat, tentu sangat membantu kita dalam beraktifitas dengan perangkat elektronik tersebut.

Yang masih menghambat pengembangan teknologi ini adalah pembuatannya yang masih kurang efisien dan juga masih terdapat kelemahan yaitu grafin tidak bisa bertindak seperti sakelar, kadang bisa meneruskan arus kadang menyetop arus. Ini karakter bahan yang dibutuhkan untuk sebuah prosesor. Tinggal kita tunggu saja pengembangan teknologi ini, suatu saat masalah dan kekurangannya dapat dipecahkan dan masa depan teknologi elektonik super dapat kita rasakan manfaatnya.

Sumber Info :    – http://www.rnw.nl/

http://www.fisikaasyik.com/